Aku dan Pentigraf

Oleh Jamal Passalowongi

Dulu sewaktu PERESENSI LITERASI penulis masukkan di beberapa media sosial, serta melakukan presentasi di depan para guru se-Kabupaten Barru, maka beberapa sekolah menjadikan inovasi ini sebagai contoh di sekolah mereka masing-masing. Untuk LITERASI BLOG PENTIGRAF ini karena masih baru dilakukan dan belum sempat dipresentasikan dalam forum tatap muka hanya penulis tulis di media sosial. Hal ini pun mendapat tanggapan yang dari kawan-kwan guru.

Sejatinya inovasi seperti ini dapat diujicobakan oleh guru meskipun bukan guru bahasa Indonesia. Seperti hanya Presensi Literasi ketika setiap siswa harus menyetor tulisan setiap absensi maka semua guru dari mata pelajaran apa-pun dapat melakukannya sebagai bagian dari literasi sekolah.

Pada masa pandemi ini model LITERASI BLOG PENTIGRAF juga dapat dilakukan semua guru karena literasi bukan hanya miliki guru bahasa Indonesia, tetapi milik seluruh stakeholder di sekolah tersebut. Bila dilakukan secara berkelanjutan maka literasi sekolah akan teracapai.

Sosialisasi Literasi Blog Pentigraf ini terus penulis lakukan agar teman-teman guru dapat menjadikannya sebagai bagian dari penguatan literasi sekolah. Perkembangan Literasi pentigraf pada siswa juga semakin baik, setiap minggu ada saja siswa yang menulis dan memperbaiki tulisannya. Bila kesadaran ini semakin baik setiap hari maka harapan akan penguatan literasi sekolah dan literasi nasional secara umum akan tercapai dari satu ide sederhana.

 

Link

https://www.youtube.com/watch?v=l--DxZV2KHM&t=72s

 

https://jamalpassalowongi.blogspot.com/2020/09/sekilas-blog-literasi-pentigraf-sman-6.html

 

https://www.youtube.com/watch?v=FCfstiPte4s


Komentar